Musibah kecelakaan kapal pesiar mewah kembali terjadi. Kali ini menimpa kapal pesiar Azamara Quest. Semoga para crew semua dalam keadaan selamat serta kembali berjumpa bersama anggota keluarga tercinta. Berikut berita terkait yang diambil dari website berita Kompas.com. Read the rest of this entry »
Azamara Quest Kena Musibah
Update Blog di Cirkle K
Dua setengah jam sudah saya duduk diatas motor tanpa henti. Perjalanan menuju Ungasan sore ini cukup lumayan lancar didukung cuaca yang sangat cerah dengan langit biru serta sinar mentari yang kian condong ke ufuk barat. Saya berangkat pukul 5.30 sore terhitung dari rumah di desa Gumbrih. Perjalanan baru bisa diawali setelah mengantarkan bini dan si kecil di kediaman mertua.
Melintasi tiap ruas jalan di desa dan kota kian malam udara terasa semakin dingin menusuk kulit. Jarak pandang mulai tidak jelas disaat sore berganti malam. Tanpa terasa perut terasa lapar. Tiap sudut jalaan atau pinggiran trotoar jadi sasaran mata untuk mencoba berhenti untuk cari sesuap nasi. Sepertinya semua warung yang terlintas jauh dari selera mata.
Motor tetap melaju seiring perihnya pantat yang sudah lama duduk di jok motor. Melintasi jalur Dalung lanjut membelah kuburan yang terletak di Kerobokan lalu bablas lewat depan LP Kerobokan. Persis di hadapan pintu gerbang LP rupanya terdapat warung nasi Jinggo. Spontan motor berbalik arah lantas aku parkir motor persis di depan warung Bakery. Tempat ini mengingatkanku terhadap peristiwa kerusuhan di LP Kerobokan sekitar dua bulan lalu. Didepan toko ini juga saya sempat berjumpa dengan tiga orang yang merupakan wartawan dari media asing AFP. Saya sempat bercakap K cakap serta berkenalan dengan perwakilannya wilayah Bali.
Dua bungkus nasi Jinggo sapi aku lahap sepintas habis. Langkahku lanjut beranjak di depan Circle K masih disekitar depan LP tepat bersebrangan diantara papan nama LP Kerobokan.
Berbekal satu botol tanggung air mineral akhirnya bisa sambil duduk santai di meja milik Circle K. Bermodal handphone jadul Nokia E63 akhirnya blog ini bisa update. Koneksi free wifi kembalikan stamina yang lelah. Perjalanan berlanjut ke Ungasan sesaat setelah tulisan ini di publish.
Selamat Tinggal Be’o Tersayang…

Tak ada lagi suara burung beo yang bisa menirukan suara manusia di rumah kami. Burung beo yang telah berusia 13 tahun nampak tidak seperti biasanya. Kelihatannya seperti sakit dan tak bersemangat. Ia hanya terlihat termenung dalam sangkar. Gerak agresifnya didalam sangkar belakangan telah sirna. Read the rest of this entry »
Rangkaian Kata Si Kecil
Sudah banyak kata ataupun kalimat terucap hampir sempurna keluar dari mulut manis si kecil Adit. Kini, secara perlahan ia sudah menunjukan perkembangan dalam berkomunikasi. Lafal yang aneh kadang membuat kita sebagai orang tua bingung mengartikannya. Seperti kalimat “ bi yek ” yang artinya mobil truk. Read the rest of this entry »
Pergung dan Pisang Aneh di Hari Raya
Hari Raya Kuningan, kami bersama keluarga mengunjungi tempat keramaian di lapangan Pergung dan Pohon Pisang Aneh di Desa Yeh Embang. Setelah bersembahyang di Pura Desa dan Pura Dalem, kami semua beregegas ganti pakaian adat. Rombongan dari Gumbrih telah bersiap di depan rumah sebanyak satu mobil.
Tanpa basa – basi semua diantara kami yakni Meme, Indra, Kade Okoh, dan Kade Tingting naik dalam satu mobil. Saya sebagai pengemudinya. Sementara Adi bersama mobil rombongan dari Gumbrih di dampingi nenek dan Mang Desi beserta keluarga Bapak Gita. Siang itu matahari sangat begitu terik menyengat. Kami akhirnya tiba di Lapangan Pergung tidak bersamaan, lantaran tempat parkir yang kurang memadai menghambat kebersamaan kami. Read the rest of this entry »


