Serba – Serbi World Cup 2010

Event piala dunia yang berlangsung di South Africa 2010 rupanya melahirkan beragam kisah. Pada kesempatan ini saya menyuguhkan beragam cerita.

Salah satu lagu yang popular yang menjadi theme song selama berlangsungnya piala dunia adalah lagu Waka-Waka ( This Time for Africa ). Video klipnya juga tidak kalah bagusnya. Dalam klipnya penyayi Shakira dalam membawakan lagunya diiringi band dari Afrika, tak ayal lagu ini sampai menjadi hits dunia. Waka-waka  sendiri berasal dari bahasa afrika yang berarti lakukan.

Nonton bareng, seperti terlihat di desa Sanur banjar Medura-Bali. Sebuah ide warga di mana tempat yang dulunya selip ( tempat penggilingan padi ) di sulap menjadi tempat ajang nonton bersama fans yang memang benar-benar gandrung dengan bola. Yang menarik, bendera besar turut dipajang di sepanjang jalan Batur Sari serta bendera-bendera kecil peserta piala dunia yang di gantung menghiasai langit-langit rumah.

Tentunya wisatawan asing yang berlibur ke bali juga tidak mau melewatkan momen ini. Seperti pantauan di Hotel Discovery Kartika Plaza-Bali. Rama room yang merupakan ruang conference di set-up menjadi  nuansa afsel. Untuk mendukung kenyamanan fasilitas tak luput layar lebar dengan ukuran 3×4 meter dipajang, didukung pula kekuatan sound yang menggelegar seisi ruang yang bisa menampung 90 orang ini. Hampir  di tiap pertandingan wisatawan tak ingin melewatkan aksi tim negaranya di ruang ini. Suguhan minuman bir serta snack dari pelayanan yang ramah seakan menghilangkan udara dingin AC yang terus berhembus hingga dini hari.

Paul Si Gurita ikut bikin heboh piala dunia. Kemampuan meramalnya telah banyak terbukti selama piala dunia ini berlangsung. Keahlian Paul yang merupakan warga Italia ini berhasil memperoleh banyak pujian serta sanjungan dari warga berbagai kalangan. Kehebatan Paul yang sehari-harinya mengisi hidup di akuarium Sea Life di Oberhausen-Jerman kembali menebak di babak final. Tebakannya lagi-lagi tidak meleset. Kekalahan Belanda atas Spanyol terbukti.

Pesulap Dedy Corbuzier juga tidak kalah heboh. Dengan kemampuannya ia  memprediksi hasil piala dunia dalam sebuah acara di RCTI. Ia punya jawaban 30 hari sebelum final di gelar. Kotak berwarna coklat silver ia gantung sekitar enam meter dari atas tanah. Didalam kotak tadi ada jawaban yang terkunci rapat. Jawaban itu akan tertulis dalam sebuah kertas yang di segel dan di buka saat Piala dunia selesai yang disaksikan langsung di hadapan petugas kepolisian.

Saaat di buka nampak 0-2 sebagai skor, namun angka dua tadi sudah memang tercoret menjadi angka 1  atas kemenagan tim Spanyol,tebakannnya tepat.”…tapi,kalau salah dikit tidak apa-apa. Namanya manusia” kata Deddy.  Prediksi yang lain juga berupa kode NC1253HZ6 yang bisa di akses melalui situs you tube, disitu akan ada rekaman  pernyataan Dedy yang merupakan jawaban kemenangan tim Spanyol.

Taruhan, sudah barang tentu  para pencari modal tambahan ini ikut memanfaatkannnya. Tak tanggung, mereka sampai menggunakan uang sampai ratusan ribu. Apalagi kalau pertandinganitu antara kesebelaan yang dianggap favourit untuk dijagokan. Bahkan yang tidak suka sepak bola juga ikut taruhan. Menang kalah adalah risiko. Tidak semua para petaruh di ajang laga piala dunia ini menggunakan uang. Taruhan traktir makan juga ada. Apabila pertnadingan atau tim yang mereka jagokan tumbang maka tim menanglah sebagai penerima traktiran berupa makanan

Kiprah Vuvuzela juga menjadi daftar kisah piala dunia  south Africa.Vuvuzela merupakan jenis terompet berukuran sepanjang kira-kira kira 65cm. Umumnya di gunakan oleh para penggemar pertandingan sepak bola di Afrika

RCTI dan Global TV, adalah pemegang hak siar Piala Dunia 2010 di Indonesia. Terbayang berupa juta pasang mata telah menoton siaran ini. Mulai dari penyisihan grup sampai ke babak final kedua stasiun TV ini rutin menyiarkan.

Jejaring pertemanan facebook juga ikut meramaikan dengan ragam komentar tim kesayangan. Para facebooker secara update ikut mengapresiasikannya, hingga ada yang turut memantau di babak final.

Nah,itulah catatan singkat kami. Semoga ada manfaatnya bagi pembaca semua. Akhir kata saya mohon maaf jika ada penyajian yang kurang berkenan atau kurang di pahami. Sampai ketemu di kisah piala dunia 2014. Good Bye South Africa….(*eja)

This entry was posted in Hobbies, Story. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s