Byurr…Segernya Mandi di Tukad Yeh Leh

adit

Berpose dekat lambang kabupaten Jembrana

Pagi ini mengikuti kehendak si kecil untuk explore daerah sungai. Saya bersama Adit memilih Sungai atau Tukad Yeh Leh sebagai tempat kami mandi sekaligus membuang “sampah“ dalam tubuh.  Untuk menjangkaunya, hanya dua kilometer ke arah timur dari rumah kami desa Gumbrih, Jembrana.

Kesempatan ini, kebetulan airnya tenang, dangkal, jernih dan bebas sampah anorganik.  Suasana alam yang ramah ini menambah kenyamanan kami bermain di sungai. Bukan saja kami, ada beberapa orang yang juga turut mandi, mencuci serta sekedar ngobrol di atas bebatuan.

Ngupil sebelum mandi

Ngupil sebelum mandi

Bahkan, sungai ini banyak  menjadi pilihan bagi pengendara motor atau mobil yang kebetulan melintas. Letaknya yang tak jauh dari obyek wisata Yeh Leh menambah kenyamanan pengunjung untuk memarkir kendaraan mereka di pinggir jalan jurusan Denpasar – Gilimanuk.

100_5868

Asiknya main air

Jika menghadap ke bagian utara, kawasan sungai ini nampak penuh rerimbunan di bagian bibir sungai. Bagian hulu sudah dipastikan bantarannya bebas dari pemukiman warga kumuh. Sedangkan bagian hilir akan berakhir di pantai Pengeragoan yang merupakan obyek wisata ternama di Jembrana.

Bersiap Nyebur

Bersiap Nyebur

Sungai  Yeh Leh sangat berbeda dengan sungai lainnya yang ada di kecamatan Pekutatan, Jembrana. Di sini, masih ada beberapa bebatuan yang besar dan kokoh sebagai penghiasnya.  Jika sedang mandi, batu – batu besar ini bisa sebagai benteng untuk menghalangi kita disaat mandi agar tidak jelas terlihat oleh antar sesama pengguna fasilitas sungai yang disediakan oleh alam.

Sebuah truk tronton sedang melintas di atas jembatan

Sebuah truk tronton sedang melintas di atas jembatan

Sebelum alirannya berakhir dibagian hilir, sungai ini akan melintas di bawah lorong jembatan Yeh Leh yang memisahkan antara desa Pengeragoan dan desa Selabih. Lorong ini sekaligus sebagai pemisah antara dua wilayah kabupaten yaitu kabupaten Tabanan dan kabupaten Jembrana.

This entry was posted in Children and tagged , , , , . Bookmark the permalink.

3 Responses to Byurr…Segernya Mandi di Tukad Yeh Leh

  1. dian says:

    wow….jd kangen pengin pulkam???
    kangen betutu mentempeh
    tp sayang jauhhhhh…..

  2. Widastra says:

    Tempat main waktu kecil, dibelain jalan kaki….yang lumayan jauh

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s